perdanasistematika.com

IT/ Cloud ERP, System Management, Accounting Solutions

— Juni 17, 2015

PERATURAN MENTERI KEUANGAN
NOMOR 109/PMK.04/2008
TENTANG
PEDOMAN PENYELENGGARAAN PEMBUKUAN DI BIDANG CUKAI

Laporan keuangan adalah suatu laporan yang disusun secara teratur dan disajikan secara ringkas atas transaksi keuangan, yang sekurang-kurangnya meliputi neraca dan laporan laba rugi.
Buku adalah ledger yang merupakan kumpulan catatan hasil klasifikasi transaksi keuangan sebagai dasar pembuatan laporan keuangan.
Catatan adalah jurnal yang merupakan kumpulan data dan/atau informasi yang bersumber dari dokumen, yang dibuat secara teratur dan sistematis, baik yang tertulis di atas kertas atau sarana lain yang terekam dalam bentuk apa pun yang dapat dibaca.
Dokumen adalah media yang berisi data dan/atau keterangan yang dibuat dan/atau diterima oleh orang dalam rangka pelaksanaan kegiatannya, baik yang tertulis di atas kertas atau sarana lain yang terekam dalam bentuk apapun yang dapat dilihat dan dibaca.
Surat adalah media untuk menyampaikan informasi dari satu pihak kepada pihak lain dalam rangka pelaksanaan kegiatan usahanya, yang tertulis di atas kertas atau dalam sarana lain yang terekam dalam bentuk apa pun yang dapat dibaca.

Data elektronik adalah informasi atau rangkaian informasi yang disusun dan/atau dihimpun untuk kegunaan khusus yang diterima, direkam, dikirim, disimpan, diproses, diambil kembali, atau diproduksi secara elektronik dengan menggunakan komputer atau perangkat pengolah data elektronik, optikal, atau cara lain yang sejenis.

Buku, catatan, dokumen, dan surat dalam bentuk data elektronik yang disusun dalam rangka penyelenggaraan pembukuan wajib dijaga atau dijamin keandalan sistem pengolahan datanya supaya dapat dibuka, dibaca, atau diambil kembali setiap waktu.

Sistem Aplikasi Dokumentasi Barang Kena Cukai – Hasil Tembakau (BKC-HT) —

Sistem Aplikasi Dokumentasi Barang Kena Cukai – Hasil Tembakau (BKC-HT)

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 140/PMK.04/2012

TENTANG DOKUMEN CUKAI DAN/ATAU DOKUMEN PELENGKAP CUKAI

Terhadap sediaan barang harus dilakukan penatausahaan sediaan barang yang paling sedikit memuat jenis, spesifikasi, jumlah pemasukan dan pengeluaran sediaan barang.
Terhadap pengusaha pabrik, pengusaha tempat penyimpanan, importir barang kena cukai, atau penyalur yang wajib memiliki izin, yang memperoleh dan/atau menggunakan fasilitas cukai, diwajibkan melakukan penatausahaan sediaan barang  sehingga dapat diketahui jenis, spesifikasi, jumlah pemasukan, dan pengeluaran sediaan barang yang berkaitan dengan fasilitas cukai yang diperoleh dan/atau digunakan.

Buku, catatan, dokumen, dan surat dalam bentuk data elektronik yang disusun dalam rangka penyelenggaraan pembukuan wajib dijaga atau dijamin keandalan sistem pengolahan datanya supaya dapat dibuka, dibaca, atau diambil kembali setiap waktu.

Asli dari laporan keuangan, buku, catatan, dokumen, dan surat sebagaimana dimaksud, dapat dialihkan ke dalam bentuk data elektronik.
Asli dari laporan keuangan, buku, catatan, dokumen, dan surat, sebagaimana dimaksud yang mempunyai kekuatan
pembuktian otentik dan masih mengandung kepentingan hukum tertentu, wajib tetap disimpan.

Laporan keuangan, buku, catatan, dan dokumen yang menjadi bukti dasar pembukuan, dan dokumen lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha, serta surat yang berkaitan dengan kegiatan di bidang cukai, baik tertulis di atas kertas atau sarana lain yang terekam dalam bentuk apapun yang dapat dilihat dan dibaca, wajib disimpan selama 10 (sepuluh) tahun pada tempat usahanya di Indonesia, termasuk tempat-tempat lain yang khusus diperuntukkan sebagai tempat penyimpanan laporan keuangan, buku, catatan, dokumen, dan surat.

Sehubungan dengan poin-poin diatas kami telah merancang satu sistem aplikasi yang berkaitan dengan dokumentasi dan penata-laksanaan sistem pencatatan dan dokumentasi Barang Kena Cukai – Hasil Tembakau.

Silahkan anda tinjau presentasi kami dibawah ini.

Gudang Berikat — Mei 30, 2015

Gudang Berikat

Sistem IT Inventory Tempat Penimbunan Berikat (TPB – GUDANG BERIKAT)

IT Inventory Gudang Berikat
IT Inventory Gudang Berikat

Kebutuhan informasi/ laporan pihak beacukai:

Gudang Berikat merupakan Kawasan Pabean dan sepenuhnya berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Kegiatan yang dilakukan di dalam Gudang Berikat meliputi kegiatan penimbunan barang impor dan dapat disertai dengan 1 (satu) atau lebih kegiatan berupa pengemasan, pengemasan kembali, penyortiran, penggabungan (kitting), pengepakan, penyetelan, dan/atau pemotongan, atas barang-barang tertentu dalam jangka waktu tertentu untuk dikeluarkan kembali. Gudang Berikat dapat berbentuk:

  1. Gudang Berikat Pendukung Kegiatan Industri, yaitu Gudang Berikat yang berfungsi untuk menimbun dan menyediakan barang impor untuk didistribusikan kepada perusahaan industri di tempat lain dalam daerah pabean dan/atau Kawasan Berikat, dalam hal ini industri yang dimaksud adalah;
  • industri manufaktur;
  • industri pertambangan;
  • industri alat berat; dan/atau
  • industry jasa perminyakan
  1. Gudang Berikat Pusat Distribusi Khusus Toko Bebas Bea, yaitu Gudang Berikat yang berfungsi untuk menimbun dan mendistribusikan barang impor ke Toko Bebas Bea; atau
  2. Gudang Berikat Transit, yaitu Gudang Berikat yang berfungsi untuk menimbun dan mendistribusikan barang impor ke luar daerah pabean.

Sistem Informasi Persediaan berbasis komputer pada TPB – Gudang Berikat paling sedikit memenuhi persyaratan sebagai berikut : – Dipergunakan untuk pencatatan :

  • Pemasukan barang;
  • Pengeluaran barang;
  • Pemusnahan barang;
  • Penyesuaian (adjustment); dan
  • Hasil pencacahan (stock opname);

– Harus dibuatkan sedemikian rupa sehingga menghasilkan :

  1. Laporan Posisi Barang per Dokumen Pabean
  2. Laporan Pertanggung-jawaban mutasi barang

Sistem Informasi Persediaan berbasis komputer untuk pengelolaan barang yang ditimbun di TPB-GUDANG BERIKAT untuk kepentingan pemeriksaan dan dapat diakses secara realtime dan/atau online terbatas hanya untuk membaca (read only) atau mengunduh (download) yang dilakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai yang mengawasi Kawasan Berikat. Sistem sepenuhnya menggunakan web base application. Download proposal klik link berikut: IT Inventory Gudang Berikat

Payroll System — Mei 12, 2015

Payroll System

Payroll System

Fitur:

  • SETUP
    • Initial Code
    • Department
    • Type of work
    • Positions
    • PTKP
    • Jamsostek
    • Off day
    • Public Holiday
    • Salary Component
    • Shift
    • Leave
    • Formula
    • Religion
    • Employee
    • Rolling
  • REVIEW
    • Time Sheet
    • Transfer
      • Transfer Department
      • Transfer Position
    • Attendance
    • Leave
      • Annual Leave
      • Leave
    • Overtime
      • SPL Form
      • Overtime
      • Overtime all
  • PROCESS
    • Transfer finger attendance
    • Process Salary
    • Employee Salary
    • Recalculate Salary
  • REPORT
    • Employee
    • Absensi
    • Register Salary
    • Summary Present
    • Daily Over Time
    • Analysis/ Graphic
  • TOOLS
    • User
    • Contact
    • Database
      • Backup
      • Restore
    • Option
    • Profile

Tampilan Menu:

Payroll System Setup
Payroll System Setup
Payroll Review
Payroll Review
Process Salary
Process Salary
Payroll report
Payroll report
System Tool
System Tool

Tampilan menu:

Wood Working System Management — November 19, 2014

Wood Working System Management

Sistem IT untuk pengelolaan inventory dengan bahan dasar kayu (furniture factory) serta perusahaan supplier kayu.

Wood working system

Peraturan Menteri Perdagangan No. 64 sebagaimana telah diubah dengan Permendag Nomor : 81/M-DAG/PER/10/2012 tentang Ketentuan Ekspor Produk Industri Kehutanan. Dijelaskan bahwa semua produk jenis kayu olahan yang tercantum dalam Lampiran I Kelompok A, mulai 1 Januari 2013 pengirimannya wajib dilengkapi dokumen v-legal. Sedangkan yang termasuk dalam Kelompok B, mulai 1 Januari 2015.

Dokumen v-legal adalah dokumen legalitas kayu yang disyaratkan oleh kepabeanan untuk membuktikan bahwa produk kayu yang dikirim tersebut memenuhi unsur legalitas. Untuk mendapatkan dokumen v-legal tersebut, bisa ditempuh dengan dua cara, yaitu menerapkan SVLK atau Inspeksi per Kontainer.

SVLK adalah salah satu sertifikat kayu yang merupakan “produk” pemerintah Indonesia. Melalui Permenhut No. P.43/Menhut-II/2014, pemerintah mengatur mengenai tata cara verifikasi legalitas kayu. Dalam Permenhut tersebut, disebutkan bahwa setiap industri yang mengelola hasil hutan (kayu) wajib mendapatkan sertifikat SVLK . Jika industri sudah mengantongi sertifikat legalitas kayu ini, maka bisa dipastikan bahwa sumber bahan baku yang dipakai adalah legal/sah. Sertifikat ini berlaku selama 3 tahun dan setiap tahunnya diadakan penilikan / surveillance.

Apa yang harus dipersiapkan oleh Perusahaan yang menerapkan SVLK?

Dalam penilaiannya, ada beberapa prinsip yang dinilai diantaranya;
1. Legalitas usaha
Industri yang menerapkan sertifikasi SVLK harus mempunyai ijin usaha yang lengkap seperti SIUP, TDP, IUI dll.
2. Legalitas dan penelusuran kayu
Semua kayu yang dibeli harus disertai dokumen angkutan yang sah dan berita acara serah terima maupun nota-nota pembelian yang sah dan dapat ditelusuri asal usulnya. Pada proses produksi, yang perlu dipersiapkan adalah tally sheet, laporan produksi, laporan mutasi kayu, laporan stok dll.
3. Pemasaran
Rekapitulasi penjualan diperlukan untuk mendukung data proses produksi pada proses sertifikasi SVLK. Setiap penjualan harus disertai dokumen jual beli yang sah.

Sistem ini membantu anda dalam pengelolaan management perkayuan pada perusahaan anda sehingga memudahkan anda dalam menghadapi audit system yang dilakukan pihak terkait.

Untuk review silahkan anda klik link ini;

Penawaran Wood Working Management System.

Sistem IT Inventory Tempat Penimbunan Berikat (TPB – KITE) —

Sistem IT Inventory Tempat Penimbunan Berikat (TPB – KITE)

Sistem IT Inventory perusahaan dengan Fasilitas KITE (Kemudahan Import Tujuan Eksport)

Kebutuhan informasi/ laporan pihak beacukai:
Sistem Informasi Persediaan berbasis komputer pada TPB paling sedikit memenuhi persyaratan sebagai berikut :
– Dipergunakan untuk pencatatan :
 Pemasukan barang;
 Pengeluaran barang;
 Barang dalam proses produksi (work ini process);
 Penyesuaian (adjustment); dan
 Hasil pencacahan (stock opname);
– Harus dibuatkan sedemikian rupa sehingga menghasilkan :
 Laporan Pemasukan Barang per dokumen pabean
 Laporan Pengeluaran Barang per dokumen pabean
 Laporan Posisi Barang dalam Proses (WIP)
 Laporan Pertanggungjawaban Mutasi Barang :
o Mutasi Bahan Baku dan Bahan Penolong
o Mutasi Barang Jadi
o Mutasi Barang Sisa dan Scrap
o Mutasi Mesin dan Peralatan Kantor
Sistem Informasi Persediaan berbasis komputer untuk pengelolaan barang yang ditimbun di TPB-KITE untuk kepentingan pemeriksaan dan dapat diakses secara realtime dan/atau online terbatas hanya untuk membaca (read only) atau mengunduh (download) yang dilakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai yang mengawasi TPB.
Sistem sepenuhnya menggunakan web base application.

Untuk melihat proposal penawaran kami bisa anda klik pada link berikut:

it inventory kite – proposal

SISTEM MANAJEMEN & AKUNTANSI PERHOTELAN — Oktober 8, 2013

SISTEM MANAJEMEN & AKUNTANSI PERHOTELAN

Free download software - Coba Gratis

Pen@Sys – Hotel

Sistem manajemen hotel ini merupakan sistem yang tidak hanya membantu petugas front desk untuk menangani semua informasi berkaitan dengan kamar, tamu dan pengunjung hotel serta membuat laporan-laporan yang dibutuhkan pihak manajemen dalam mengembangkan pemasaran hotel saja namun lebih dari itu kami juga menawarkan sistem yang terintegrasi dengan bagian finance dan accounting. Juga fasilitas lain yang berkenaan dengan restaurant, bar, mini bar, drug store, laundry, room service dll kami tawarkan sehingga Anda akan memiliki satu sistem yang terintegrasi sehingga memudahkan management dan owner dalam melakukan pengambilan keputusan.

Tampilan program terdiri beberapa bagian utama:

  • Front Office (FO)
  • Purchasing & A/R Management
  • F & B division
  • Restaurant, Bar, Banquet
  • Finance
  • Personnel Departemen (Schedule & Payroll)
  • Asset Management
  • Accounting

Silahkan klik link berikut ini untuk penawaran sistem hotel kami:

PROPOSAL PENAWARAN software HOTEL

Sistem IT Inventory Kawasan Berikat & Gudang Berikat — Oktober 4, 2013

Sistem IT Inventory Kawasan Berikat & Gudang Berikat

beacukai

Diberlakukannya Peraturan Menteri Keuangan RI No. 147/PMK.04/2011 (sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan PMK-44/PMK.04/2012) dan Peraturan Dirjen Bea dan Cukai No. 57/BC/2011 (sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan PER-17/BC/2012) tentang Kawasan Berikat, mewajibkan Perusahaan yang berada di Kawasan Berikat memiliki Sistem Informasi Persediaan berbasis komputer untuk pengelolaan barang yang ditimbun di Kawasan Berikat untuk kepentingan pemeriksaan dan dapat diakses secara realtime dan/atau online terbatas hanya untuk membaca (read only) atau mengunduh (download) yang dilakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai yang mengawasi Kawasan Berikat.

Kami menawarkan solusi bagi anda perusahaan manufaktur dan pergudangan di Kawasan Berikat yang ingin membangun sistim IT Inventory khusus Kawasan Berikat & Gudang Berikat. Silahkan klik link dibawah ini untuk penawaran kami.

it inventory tpb kawasan berikat & gudang berikat – proposal

Material Requisition — Juni 17, 2013
Contoh tampilan form Bill of Material (BOM) —

Contoh tampilan form Bill of Material (BOM)

Contoh tampilan form Bill of Material (BOM)

Bill of Material Merupakan daftar dari semua material, parts, dan subassemblies, serta kuantitas dari msing-masing yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit produk atau parent assembly. BOM juga menggambarkan cara komponen-komponen bergabung ke dalam suatu produk selama proses manufakturing. MRP menggunakan BOM sebagai basis untuk perhitungan banyaknya setiap material yang dibutuhkan untuk setiap periode waktu.